A.
PENDAHULUAN
1. Masa lalu adalah sejarah dan sejarah
adalah catatan yang menjadi memori untuk dikenang dan menjadi platform
pergerakan masa kini dan masa yang akan datang. Masa lalu, terukir indah dalam
benak para pendahulu kita dan mereka yang pernah merasakan masa lalu itu,
ketika mereka terduduk dan merenung, mereka selalu mengatakan, begitu nikmat
kebersamaan yang dihadirkan melalui wadah gotong royong, budi pekerti dan
saling menghormati, tertanam indah dalam
benak para pendahulu itu. kharismatik dan kewibawaan para pendahulu itu, telah
menjadi inspirasi dan memori yang begitu mendalam meruncing hati, dan hati mereka berkata “ Kenapa semuanya
telah menjadi hilang bagaikan ditelan bumi dan peradaban yang telah terganti
antar ruang dan waktu, masa ke masa “.
2.
Pemimpin masa lalu, begitu dihormati
dan disegani serta dikagumi, hal tersebut terjadi karena telah menoreh
kebijakan yang patut diteladani, kualitas pelayanan serta perhatian kepada
rakyatnya sungguh luar biasa, sehingga pemimpin masa lalu dapat dijadikan
pelindung, yang mampu mengayomi rakyatnya disetiap ruang dan waktu.
3.
Dan apa yang terjadi di masa
sekarang adalah buah dari masa lalu. Desa Kalemandalle terukir indah dalam sejarah.
Terlahir dari desa Mandalle dan Desa Manjalling serta diantar oleh para pioneer
yang terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat, dan saat sekarang ini, Desa Kalemandalle telah menjadi defenitif. Kesemuanya itu adalah perjuangan pelaku
sejarah masa lalu itu. Dan sebagai orang yang bijak, patut kita memberikan apreasiasi dan
penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para tokoh masyarakat dan khususnya
Mantan Kepala Desa Kalemandalle yang telah membuat catatan sejarah perjuangan
berdirinya Desa Persiapan Kalemandalle sampai akhirnya menjadi Desa Defenitif
seperti yang telah dirasakan sekarang ini.
4.
Siapapun yang menjadi pemimpin di
masa lalu sampai dengan sekarang ini, hadir dengan gaya dan karakteristik
kepemimpinan yang berbeda. Dan mengakhiri masa jabatan dengan hasil yang
berbeda pula. Hasil tersebut mendulang kelemahan dan kelebihan. Kelemahan yang
ada disetiap akhir kepemimpinan bukanlah sesuatu yang tabuh, bukan pula sesuatu
hal yang harus disesali, itu harus diterima karena telah terjadi. Kelemahan itu
adalah dasar perjuangan serta pergerakan yang menjadi visi dan misi penerus
kepemimpinan masa yang akan datang. Itulah permasalahan masa lalu, yang
kemudian menjadi pokok permasalahan yang harus diberikan solusi untuk menutup
kelemahan masa lalu itu. Itulah tugas pemimpin yang akan melanjutkan roda
pemerintahan Desa Kalemandalle di masa yang akan datang. Kata bijaknya,
kelemahan masa lalu adalah berkah dan kekuatan yang besar untuk melangkah
kedepan yang semakin baik dan terukur.
5.
Era globalisasi adalah era dimana
kita berhadapan dengan bola panas informasi dan kecanggihan teknologi, pemimpin di era ini dituntut dengan kesiapan
dasar pengalaman dan tingkat pendidikan yang memadai, pengalaman serta
kemampuan dalam menghadapi era global yang syarat dengan capability, yang melek dengan perangkat software dan hardware
teknologi komputerisasi dan informatika, buah dari era digitalisasi dan karakteristik era
globalisasi. Era ini, yang kemudian akan mempermudah networking yang luas dalam
membantu rel pemerintahan Desa Kalemandalle, yang ekonomis, efisien dan
efektif.
6.
Arus informasi dari globalisasi yang
dihadirkan oleh perangkat digitalisasi informasi dan komputerisasi, setuju
tidak setuju kita harus menerima dan menjalaninya. Tetapi, bila dihubungkan
dengan Gaya dan karakteristik kepemimpinan[i]
di era global ini , hanya mampu dijawab dengan gaya kepimpinan transformational[ii].
Gaya kepemimpinan dapat diartikan sebagai sikap dan tindakan yang dilakukan
pemimpin dalam menghadapi bawahan, mengatur suatu sistem operasional
organisasi, menjalankan, dan mengawal kebijakan serta solusi konstruktif dalam menyelesaikan problematika pemerintahan
Desa, baik internal maupun ekternal. Pemimpin di desa (Kepala Desa) dituntut
mampu melakukan perbaikan terus-menerus dalam pembentukan keunggulan kompetitif
untuk
berkembang dengan dilandasi oleh keluwesan, tim kerja yang baik,
kepercayaan, dan penyebaran informasi yang memadai, gaya kepemimpinan tersebut
tercermin dalam gaya kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan
transformasional berorientasi kepada mitra dan stakeholder dalam memberikan motivasi daripada memberikan
pengawasan kepada bawahan, melibatkan bawahan dalam pengambilan keputusan,
lebih bersifat kekeluargaan, saling percaya, kerja sama dan saling menghormati
di antara sesama anggota masyarakat.
7.
Dalam menjalankan kepemimpinan Desa
Kalemandalle di masa yang akan datang, siapapun yang diberi amanah, harus
menetapkan arah dan tujuan Desa Kalemandalle 6 (enam) tahun kedepan. Arah dan
tujuan ini sebagai paradigma yang kemudian menjadi flatfrom perjuangan dalam
mengawal Desa Kalemandalle yang lebih baik di masa yang akan datang.
8.
Untuk itu, Arah dan Tujuan dikemas
dalam Visi dan Misi[iii]
Calon Kepala Desa Kalemandalle.
9.
Adapun rancangan final Visi dan Misi
Desa Kalemandalle 6 (enam) tahun kedepan – 2013-2018, telah di desain sedemikian rupa dan dianalisis
dengan pendekatan yang komprehensif dan terukur, dengan metode deskripsi
kualitatif dan pendekatan SWOT Analysis.
B.
VISI DAN MISI
A. Dimensi Visi, Misi, Motto dan
Budaya Kerja
Seperti yang telah diuraikan di atas, bahwa arah dan tujuan
Desa Kalemandalle ke depan – 2013 s/d 2018, itu terletak dari Visi dan Misi Desa
Kalemandalle. Untuk itu, perkenankan saya menyampaikan Visi dan Misi Desa
Kalemandalle yang akan saya perjuangkan bersama dengan seluruh masyarakat Desa
Kalemandalle, bilamana Allah dan Masyarakat Desa Kalemandalle mempercayakan kepada saya memimpin dan meneruskan perjuangan
pemerintahan Desa Kalemandalle, yang
saat ini telah habis masa jabatannya.
Adapun Visi Desa
Kalemandalle 2013-2018 adalah sebagai berikut :
OUR VISION
( Visi )
“
MENATA DESA MENUJU KEMANDIRIAN DALAM KESEJAHTERAAN BERKEADILAN”
Makna
yang terkandung dalam visi tersebut adalah Desa Kalemandalle dengan masyarakat,
yang mampu mengembangkan potensi diri dan desa serta mencukupi kebutuhan hidup
dan kehidupannya secara mandiri, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,
beriman dan bertaqwa, berkecukupan material – spiritual, sejahtera lahir-batin;
memegang teguh moral agama, beradab dan berakhlak mulia; menjunjung tinggi
supremasi hukum, demokratis, aman, tentram, tertib dan damai, serta masyarakat
yang sadar akan hak dan kewajibannya.
Untuk menjawab Visi tersebut diatas, jalan-jalan yang akan ditempuh yang dituangkan dalam misi adalah sebagai berikut :
Untuk menjawab Visi tersebut diatas, jalan-jalan yang akan ditempuh yang dituangkan dalam misi adalah sebagai berikut :
OUR MISSION
(Misi)
a. Mewujudkan masyarakat yang beriman, bertaqwa
dan berakhlakul karimah
- Program Peningkatan Pelayanan Kehidupan Baragama.
- Program Peningkatan Pelayanan Kehidupan Baragama.
Program
ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan kemudahan bagi umat beragama
dalam melaksanakan ajaran agama, mendorong dan meningkatkan partisipasi
masyarakat dalam kegiatan pelayanan kehidupan beragama dengan kegiatan-kegiatan
pokok sebagai berikut:
ü Upgrading dan
peningkatan SDM melalui pelatihan dan sosialisasi para Imam /
tokoh-tokoh Agama di Desa Kalemandalle, bekerjasama dengan berbagai pihak, terutama
dengan Kementerian Agama Cq. KUA di Kecamatan Bajeng Barat.
ü Membentuk
lembaga dakwa dan keagamaan.
ü Peningkatan
Fungsi dan Peran Tempat lbadah sebagai Pusat Pengajaran dan Pengembangan Ajaran
Agama.
ü Peningkatan
fungsi lembaga pengajaran Al-Qur’an sebagai sarana peningkatan pemahaman Ajaran
Agama.
ü Peningkatan
Pembinaan Keluarga Sakinah dan Pengelolaan Zakat, Wakaf, Infak, Shodaqoh, serta
lbadah Sosial Lainnya.
b.
Mewujudkan sumber daya Manusia yang
berilmu dan sehat
§
Pengembangan
budaya baca dan pembinaan serta perpustakaan, meliputi :
ü Meningkatkan
kualitas prestasi olah raga dan kesenian, serta budaya
ü Pengelolaan
kekayaan budaya local
ü Memfasilitasi
masyarakat mendirikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan perpustakaan desa.
ü Pengembangan
kerjasama pengelolaan kekayaan budaya
ü Pengadaan
sarana dan prasarana olah raga
ü Pengembangan
kebijakan dan manajemen olah raga
ü Pengadaan,
peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana Polindes
ü Menurunkan
tingkat malnutrisi pada anak dan balita.
ü Perbaikari
gizi masyarakat
ü Penyiapan
tenaga pendamping kelompok bina keluarga
ü Promosi
kesehatan ibu, bayi dan anak melalui kelompok kegiatan di masyarakat
ü Pengembangan
lingkungan sehat
ü Pencegahan
dan penanggulangan penyakit menular
ü Pelayanan
kesehatan penduduk miskin
c.
Mewujudkan sumber daya aparatur desa
yang professional, dinamis dan bermoral
§
Program Pengembangan Kapasitas
Sistem, Kelembagaan dan Sumber Daya
Manusia, penataan Organisasi pedesaan, dan Peningkatan profesionalisme Aparatur
§
Peningkatan Kualitas Pelayanan
Publik.
§
Meningkatkan Standar Pelayanan
Minimal dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan meningkatan Kemudahan, Keamanan,
Kenyamanan, Kelancaran dan kepastian dalam Pemberian Pelayanan.
§
Peningkatan Pengawasan Aparatur.
d. Meningkatkan peran
serta dan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan sesuai hak dan kewajiban ,
meliputi ;
§
Pembangunan komunikasi, informasi
dan media massa
§
Mengembangkan Pengarusutamaan Jender (PUJ) pada proses pembangunan
§
Penguatan kelembagaan-kelembagaan
pengarusutamaan Jender dan anak
§
Peningkatan kualitas hidup dan
perlindungan perempuan
§
Memfasilitasi kemitraan antar
stakeholder ( Penentu Kebijakan ) pembangunan
e. Mewujudkan
pemerintahan yang berkualitas, bebas dari KKN dan profesionalitas dalam kerangka good governance, meliputi :
§
Pembuatan WEB Desa Kalemandalle
sehingga dikenal oleh masyarakat Local dan Nasional.
§
Penataan administrasi kependudukan
§
Mengitensifkan penanganan pengaduan
masyarakat
§
Peningkatan sistem pengawasan
internal dan pengendalian pelaksanaan Desa
§
Peningkatan kapasitas lembaga Badan
Permusyawaratan Desa (BPD)
§
Peningkatan sarana dan prasarana
aparatur
§
Pembinaan organisasi kepemudaan
§
Mendistribusikan kewenangan
pelayanan masyarakat dan pembangunan sampai
pada Tingkat Rt dan Rw
§
Pengelolaan Administrasi pertanahan
§
Inventarisasi administrasi
pertanahan ( lettel/pethok C/D, Pajak Bumi dan Bangunan.)
§
Sertifikasi massal bagi Rumah
Tangga Miskin
§
Tranparansi pelayanan pertanahan
§
Inventarisasi tanah kas desa
§
Optimalasasi fungsi TKD
f. Mewujudkan
kondisi daerah yang aman, tertib dan damai dengan menegakkan supremasi hukum dan HAM.
§
Program Peningkatan Ketentraman dan
Ketertiban Umum
§
Pengamanan Kegiatan Pemerintahan,
Masyarakat dan Aset-aset Kekayaan Desa
§
Pembangunan prasarana keamanan (pos
kamling)
§
Peningkatan Koordinasi dan Kerjasama
antar Lembaga masyarakat
g. Penanggulangan
kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam meningkatkan
pembangunan ekonomi desa dengan titik berat ekonomi kerakyatan
§
Peningkatan promosi dan kerjasama
investasi
§
Peningkatan sistem pengelolaan
permodalan UMKM
§
Penyiapan potensi sumber daya,
sarana dan prasarana kegiatan perekonomian Desa
§
Mengembangkan kawasan usaha yang
mendukung perekonomian usaha mikro.
§
Peningkatan kapasitas Iptek Sistem Produksi
§
Pengembangan Industri mikro dan kecil
§
Peningkatan kemampuan teknologi
industry
§
Pengembangan sentra – sentra
industri potensial
§
Pembinaan pedagang kaki lima dan
asongan
§
Memfasilitasi hadirnya Sarana dan
Prasarana Pasar Rakyat di Desa
§
Mempasilitasi Kerjasama antara
Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha
Desa yang dibentuk di Desa Kalemandalle.
§
Peningkatan kualitas dan
produktivitas tenaga Kerja
h. Meningkatkan teknologi tepat guna bagi pertanian guna
mewujudkan sentra agrobisnis
§
Mempasilitasi masyarakat membangun sarana
prasarana dan pengembangan usaha pertanian dan peternakan.
§
Peningkatan sarana dan prasarana
pertanian
§
Peningkatan penerapan teknologi
pertanian/perkebunan
§
Peningkatan produksi
pertanian/perkebunan
§
Pemberdayaan penyuluh
pertanian/perkebunan lapangan
§
Pencegahan dan penanggulangan
penyakit ternak
§
Peningkatan populasi dan produksi
hasil peternakan
§
Peningkatan penerapan teknologi
peternakan
§
Menjalin kerjasama dengan berbagai
lembaga pemerintah dan swasta dalam mendukung optimalisasi hasil-hasil produksi
Agrobisnis.
i. Mengembangkan dan mendayagunakan sumber daya alam dan
buatan secara optimal dan berkelanjutan
§
Memfasilitasi pembangunan
infrastruktur yang proporsional, berwawasan Iingkungan, dan berkelanjutan.
§
Meningkatkan sarana untuk mendukung
keberlangsungan mobiitas sektor jasa, perdagangan dan industry
§
Pembangunan prasarana dan fasilitas
perhubungan, yang meliiputi :
ü Pembangunan
/ pemeliharaan jalan poros Desa
ü Pembangunan
/ pemeliharaan saluran drainase/gorong-gorong
ü Rehabilitasi/pemeliharaan
jalan dan jembatan
ü Pembangunan
sistem informasi / data base jalan Desa
ü Mengembangkan
Infrastruktur, sistem penataan ruang, pelestarian Iingkungan hidup, dan
pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
ü Pengembangan
wilayah perbatasan antar Desa
ü Pengembangan
kinerja pengelolaan persampahan (TPA)
ü Pengelolaan
area pemakaman
ü Pengendalian
pencemaran dan perusakan Iingkungan hidup
ü Pengembangan
dan pengolahan jaringan irigasi, dan jaringan pengairan Iainnya
ü Pengembangan
pengelolaan dan konservasi sungai, dan sumber daya air Iainnya
ü Pengembangan
kinerja pengelolaan air
ü Pengawasan
dan penertiban kegiatan rakyat yang berpotensi merusak lingkungan
Untuk mendukung misi tersebut, dan salah satu indicator yang
kemudian menjadi sprit yang akan memotivasi gerakan-gerakan pencapaian visi
adalah Motto dan Budaya Kerja. Yang kemudian ketika terpilih nantinya, Motto
dan Budaya kerja yang akan dipasang indah di setiap dinding Kantor Desa
Kalemandalle adalah sebagai berikut :
MOTTO
& BUDAYA KERJA
“ BERSAMA MENATA DESA KALEMANDALLE; YANG RAJIN, RINGKAS, RAPI, RESIK DAN RAWAT “
C.
PENUTUP
Gaya
kepemimpinan dan keberpihakan ke masyarakat
dalam meningkatkan kualitas pelayanan menjadi tuntutan kepemimpinan era
globalisasi dan digitalisasi saat ini. Gaya transformational jawabannya.
Permasalahan masa lalu bukan hadir untuk dijadikan blacklist, tetapi menjadi dasar analisis yang membantu memecahkan problematika
dan hal yang serupa yang kemungkinan akan terjadi dalam pemerintahan Desa
Kalemandalle periode 2013-2018.
Harapan
kita ke depan, Desa Kalemandalle hadir
sebagai Desa Percontohan di Kecamatan Bajeng Barat dalam segala Aspek, sehingga
kemudian Desa ini akan menjadi perhatian berbagai kalangan yang kemudian
menjadi bahan pembicaraan sehingga para investor, peneliti, dan LSM local dan luar negeri melirik dan ikut berinvestasi dalam pembangunan fisik dan non
fisik, dalam membantu mensejahterakan masyarakat yang berkeadilan.
Harapan
lainnya, adalah kepemimpinan yang
berkharisma, berwibawa, dan bermoral serta keberpihakan kepada masyarakat Desa Kalemandalle sebagai mitra yang kemudian
menjadi indicator kesuksesan visi dan misi yang akan dilaksanakan untuk
kepemimpinan periode 2013-2018. Mari menutup kelemahan masa lalu itu, dan mari
kita hadirkan sinar penerang yang kemudian akan menjadi dasar peletakan
perjuangan meraih visi dan misi Desa Kalemandalle. Terima kasih kepada Bapak
pejuang dan pioneer Desa Kalemandalle, berkat kerja keras dan perjuangan
Bapak/Ibu akan menjadi kenangan terindah dan semoga Allah senantiasa membalas
jasa-jasa tersebut. Beberapa hal yang menjadi kelemahan-kelemahan periode yang
lalu dan belum diselesaikan, menjadi program yang akan dilanjutkan oleh Kepala
Desa yang akan terpilih dan merealisasikan solusi untuk kepentingan masyarakat
Desa Kalemandalle.
Perdana Menteri China
(dalam pidato visi dan misinya) pernah berkata “ Jika saya memenangkan pertarungan
ini dan sebelum saya dilantik, tolong
saya disiapkan 1000 Keranda Mayat, dan bilamana dalam pelaksanaan
pemerintahaan saya, saya melakukan
tindakan korupsi atau mengambil hak-hak rakyat, maka 1 dari 1000 keranda mayat itu adalah untuk saya”.
Saya
juga berharap bisa seperti itu, dan bilamana dalam pertarungan ini saya yang
akan menjadi pemenangnya, anggaplah saya bukanlah pemenang, sebab tanggungjawab
dan amanah itu belum saya laksanakan, tetapi kemenangan akan hadir bilamana
dalam pelaksanaan pemerintahaan bisa mencapai visi dan melaksankan misi-misi
yang telah diprogramkan.
Dan
kepada seluruh Masyarakat Desa yang ada di Desa Kalemandalle ini, mari kita
menjalankan proses-proses demokrasi ini dengan baik, beretika serta jujur. Mari kita menjauhkan diri perpecahan, karena
pemilihan ini adalah sebuah proses demokrasi. Dan kepada Calon Kepala Desa
lainnya, Mari kita bersaing sehat dan kita harus sepakat siapapun yang kemudian
akan diberikan amanah oleh Allah dan Masyarakat Desa Kalemandalle untuk
memimpin dan menjadi pelayan masyarakat, kita harus terima dan mendukungnya.
Kebersamaan dan Silaturrahim adalah segalanya. Amanah kepemimpinan bukanlah
sesuatu yang ringan dan tapi berat pertanggungjawabannya di dunia dan
diakhirat.
“ Jika Hujan adalah Masalah, dan Matahari sebagai
Solusi, Kita Membutuhkan keduanya untuk bisa melihat Indahnya Pelangi “
Dan
yang terakhir adalah Kesempurnaan hanyalah Milik Allah, dan kesalahan adalah
milik Manusia, Maafkan saya atas segala kekurangan dan kesalahan yang ada.
Wassalam,
[i] Gaya kepemimpinan, pada dasarnya
mengandung pengertian sebagai suatu perwujudan tingkah laku dari seorang
pemimpin, yang menyangkut kemampuannya dalam memimpin. Perwujudan tersebut
biasanya membentuk suatu pola atau bentuk tertentu. Pengertian gaya
kepemimpinan yang demikian ini sesuai dengan pendapat yang disampaikan oleh
Davis dan Newstrom (1995). Keduanya menyatakan bahwa pola tindakan pemimpin
secara keseluruhan seperti yang dipersepsikan atau diacu oleh bawahan tersebut
dikenal sebagai gaya kepemimpinan.
[ii] Berkaitan dengan
kepemimpinan transformasional, Bass (Howell dan Hall-Merenda; 1999)
mengemukakan empat karakteristik kepemimpinan transformasional, yaitu kharisma,
inspirasional, stimulan intelektual, dan konsideran individual. Gaya
kepemimpinan dari seorang pemimpin dapat diterangkan melalui tiga aliran teori
(Mustopadidjaja AR: 2006), yaitu : a) Teori Genetis (keturunan). Inti dari
teori menyatakan bahwa “leader are born and not made” (pemimpin itu dilahirkan
(bakat) bukannya dibuat). Para penganut aliran teori ini mengetengahkan
pendapatnya bahwa seorang pemimpin akan menjadi pemimpin karena ia telah
dilahirkan dengan bakat kepemimpinan. Dalam keadaan yang bagaimanapun seseorang
ditempatkan karena ia telah ditakdirkan menjadi pemimpin, sesekali kelak ia
akan timbul sebagai pemimpin; b) Teori Sosial. Jika teori pertama adalah teori
yang ekstrim pada satu sisi, maka teori inipun merupakan ekstrim pada sisi
lainnya. Inti aliran teori sosial ini ialah bahwa “leader are made and not
born” (pemimpin itu dibuat atau dididik bukannya kodrati). Jadi teori ini
merupakan kebalikan inti teori genetika. Para penganut teori ini mengetengahkan
pendapat yang mengatakan bahwa setiap orang bisa menjadi pemimpin apabila
diberikan pendidikan dan pengalaman yang cukup; dan c) Teori Ekologis. Kedua
teori yang ekstrim sebelumnya tidak seluruhnya mengandung kebenaran, maka
sebagai reaksi terhadap kedua teori tersebut timbullah aliran teori ketiga.
Teori yang disebut teori ekologis ini pada intinya berarti bahwa seseorang
hanya akan berhasil menjadi pemimpin yang baik apabila ia telah memiliki bakat
kepemimpinan. Bakat tersebut kemudian dikembangkan melalui pendidikan yang
teratur dan pengalaman yang memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut. Teori
ini menggabungkan segi-segi positif dari kedua teori terdahulu sehingga dapat
dikatakan merupakan teori yang paling mendekati kebenaran dan mampu menjawab
tuntutan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang ada di Desa Kalemandalle
ini.
[iii]
Visi adalah suatu pernyataan tentang gambaran keadaan clan karakteristik
yangingin di capai oleh suatu lembaga pada jauh dimasa yang akan datang. Banyak
intepretasi yang dapat keluar dari pernyataan keadaan ideal yang ingin dicapai
lembaga tersebut. Visi itu sendiri tidak dapat dituliskan secara lebih jelas
menerangkan detail gambaran sistem yang ditujunya, oleh kemungkinan kemajuan
clan perubahan ilmu serta situasi yang sulit diprediksi selama masa yang
panjang tersebut. Pernyataan Visi tersebut harus selalu berlaku pada semua
kemungkinan perubahan yang mungkin terjadi sehingga suatu Visi hendaknya
mempunyai sifat/fleksibel. Untuk itu ada beberapa persyaratan yang hendaknya
dipenuhi oleh suatu pernyataan Visi: 1) Berorientasi pada masa depan; 2) Tidak
dibuat berdasar kondisi atau tren saat ini; 3) Mengekspresikan kreativitas;
4)Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung penghargaan bagi masyarakat ; 5)
Memperhatikan sejarah, kultur, clan nilai organisasi meskipun ada perubahanterduga
; 6) Mempunyai standard yang tinggi, ideal serta harapan bagi anggota lembaga ;
7) Memberikan klarifikasi bagi manfaat lembaga serta tujuan-tujuannya ; 8 )
Memberikan semangat clan mendorong timbulnya dedikasi pada lembaga ; 9)
Menggambarkan keunikan lembaga dalam kompetisi serta citranya ; 10) Bersifat
ambisius serta menantang segenap anggota lembaga (Lewis&Smith,1994).
b. Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya meng-ujud-kan Visi. Dalam operasionalnya orang berpedoman pada pernyataan misi yang merupakan hasil kompromi intepretasi Visi. Misi merupakan sesuatu yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis besar cara pencapaian Visi. Pernyataan Misi memberikan keterangan yang jelas tentang apa yang ingin dituju serta kadang kala memberikan pula keterangan tentang bagaimana cara lembaga bekerja. Mengingat demikian pentingnya pernyataan misi maka selama pembentukannya perlu diperhatikan masukan-masukan dari anggota lembaga serta sumber-sumber lain yang dianggap penting. Untuk secara Iangsung pernyataan Misi belum dapat dipergunakan sebagai petunjuk bekerja.
Intepretasi lebih mendetail diperlukan agar pernyataan Misi dapat diterjemahkan ke langkah-langkah kerja atau tahapan pencapaian tujuan sebagaimana tertulis dalam pernyataan Misi. Untuk memberikan tekanan pada faktor komprehensif dari pernyataan misi maka pernyataan tersebut hendaknya mampu memberikan gambaran yang menjawab pertanyaan pertanyaan sbb (Lewis &Smith 1944) : 1) Keberadaan lembaga adalah untuk berbuat apa; 2) Apa produkatau jasa yang utama dari lembaga; 3) Apa yang bersifat unik dari lembaga ; 4)Siapa konsumen utama dari lembaga; 5) Mengapa mereka merupakan konsumen utama ; 6) Pihak lain mana yang berkepentingan dengan lembaga dan mengapa; 7) Apa “Core Values” / nilai dasar lembaga; 8 ) Apa yang berbeda pada lembaga 5 thyang lalu dan sekarang ; 9) Mengapa berbeda ; 10) Apa yang berbeda pada lembaga saat sekarang dan 5 th dari sekarang; 11) Mengapa hal itu akan menjadi beda; 12) Apa produk atau jenis jasa yang akan diberikan lembaga di masa depan; 13) Apa yang harus dikerjakan lembaga untuk menyiapkan produk baru tersebut; 14)Apakah jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas merefleksikan Visi lembaga ? ; 15) Bila tidak, pertanyaan mana yang harus ada dan apa jawabannya.materi referensi:RKAP EXSAM
b. Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya meng-ujud-kan Visi. Dalam operasionalnya orang berpedoman pada pernyataan misi yang merupakan hasil kompromi intepretasi Visi. Misi merupakan sesuatu yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis besar cara pencapaian Visi. Pernyataan Misi memberikan keterangan yang jelas tentang apa yang ingin dituju serta kadang kala memberikan pula keterangan tentang bagaimana cara lembaga bekerja. Mengingat demikian pentingnya pernyataan misi maka selama pembentukannya perlu diperhatikan masukan-masukan dari anggota lembaga serta sumber-sumber lain yang dianggap penting. Untuk secara Iangsung pernyataan Misi belum dapat dipergunakan sebagai petunjuk bekerja.
Intepretasi lebih mendetail diperlukan agar pernyataan Misi dapat diterjemahkan ke langkah-langkah kerja atau tahapan pencapaian tujuan sebagaimana tertulis dalam pernyataan Misi. Untuk memberikan tekanan pada faktor komprehensif dari pernyataan misi maka pernyataan tersebut hendaknya mampu memberikan gambaran yang menjawab pertanyaan pertanyaan sbb (Lewis &Smith 1944) : 1) Keberadaan lembaga adalah untuk berbuat apa; 2) Apa produkatau jasa yang utama dari lembaga; 3) Apa yang bersifat unik dari lembaga ; 4)Siapa konsumen utama dari lembaga; 5) Mengapa mereka merupakan konsumen utama ; 6) Pihak lain mana yang berkepentingan dengan lembaga dan mengapa; 7) Apa “Core Values” / nilai dasar lembaga; 8 ) Apa yang berbeda pada lembaga 5 thyang lalu dan sekarang ; 9) Mengapa berbeda ; 10) Apa yang berbeda pada lembaga saat sekarang dan 5 th dari sekarang; 11) Mengapa hal itu akan menjadi beda; 12) Apa produk atau jenis jasa yang akan diberikan lembaga di masa depan; 13) Apa yang harus dikerjakan lembaga untuk menyiapkan produk baru tersebut; 14)Apakah jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas merefleksikan Visi lembaga ? ; 15) Bila tidak, pertanyaan mana yang harus ada dan apa jawabannya.materi referensi:RKAP EXSAM






0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan masukkan saran dan komentar Anda