Rabu, 19 Juni 2013

Visi Misi



A.       PENDAHULUAN

1.    Masa lalu adalah sejarah dan sejarah adalah catatan yang menjadi memori untuk dikenang dan menjadi platform pergerakan masa kini dan masa yang akan datang. Masa lalu, terukir indah dalam benak para pendahulu kita dan mereka yang pernah merasakan masa lalu itu, ketika mereka terduduk dan merenung, mereka selalu mengatakan, begitu nikmat kebersamaan yang dihadirkan melalui wadah gotong royong, budi pekerti dan saling menghormati,  tertanam indah dalam benak para pendahulu itu. kharismatik dan kewibawaan para pendahulu itu, telah menjadi inspirasi dan memori yang begitu mendalam meruncing hati,  dan hati mereka berkata “ Kenapa semuanya telah menjadi hilang bagaikan ditelan bumi dan peradaban yang telah terganti antar ruang dan waktu, masa ke masa “.

2.    Pemimpin masa lalu, begitu dihormati dan disegani serta dikagumi, hal tersebut terjadi karena telah menoreh kebijakan yang patut diteladani, kualitas pelayanan serta perhatian kepada rakyatnya sungguh luar biasa, sehingga pemimpin masa lalu dapat dijadikan pelindung, yang mampu mengayomi rakyatnya disetiap ruang dan waktu.

3.    Dan apa yang terjadi di masa sekarang adalah buah dari masa lalu. Desa Kalemandalle terukir indah dalam sejarah. Terlahir dari desa Mandalle dan Desa Manjalling serta diantar oleh para pioneer yang terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat, dan saat sekarang ini,  Desa Kalemandalle telah menjadi defenitif.  Kesemuanya itu adalah perjuangan pelaku sejarah masa lalu itu. Dan sebagai orang yang bijak,  patut kita memberikan apreasiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para tokoh masyarakat dan khususnya Mantan Kepala Desa Kalemandalle yang telah membuat catatan sejarah perjuangan berdirinya Desa Persiapan Kalemandalle sampai akhirnya menjadi Desa Defenitif seperti yang telah dirasakan sekarang ini.

4.    Siapapun yang menjadi pemimpin di masa lalu sampai dengan sekarang ini, hadir dengan gaya dan karakteristik kepemimpinan yang berbeda. Dan mengakhiri masa jabatan dengan hasil yang berbeda pula. Hasil tersebut mendulang kelemahan dan kelebihan. Kelemahan yang ada disetiap akhir kepemimpinan bukanlah sesuatu yang tabuh, bukan pula sesuatu hal yang harus disesali, itu harus diterima karena telah terjadi. Kelemahan itu adalah dasar perjuangan serta pergerakan yang menjadi visi dan misi penerus kepemimpinan masa yang akan datang. Itulah permasalahan masa lalu, yang kemudian menjadi pokok permasalahan yang harus diberikan solusi untuk menutup kelemahan masa lalu itu. Itulah tugas pemimpin yang akan melanjutkan roda pemerintahan Desa Kalemandalle di masa yang akan datang. Kata bijaknya, kelemahan masa lalu adalah berkah dan kekuatan yang besar untuk melangkah kedepan yang semakin baik dan terukur.

5.    Era globalisasi adalah era dimana kita berhadapan dengan bola panas informasi dan kecanggihan teknologi,  pemimpin di era ini dituntut dengan kesiapan dasar pengalaman dan tingkat pendidikan yang memadai, pengalaman serta kemampuan dalam menghadapi era global yang syarat dengan capability, yang melek dengan perangkat software dan hardware teknologi komputerisasi dan informatika,  buah dari  era digitalisasi dan karakteristik era globalisasi. Era ini, yang kemudian akan mempermudah networking yang luas dalam membantu rel pemerintahan Desa Kalemandalle, yang ekonomis, efisien dan efektif.

6.    Arus informasi dari globalisasi yang dihadirkan oleh perangkat digitalisasi informasi dan komputerisasi, setuju tidak setuju kita harus menerima dan menjalaninya. Tetapi, bila dihubungkan dengan Gaya dan karakteristik kepemimpinan[i] di era global ini , hanya mampu dijawab dengan gaya kepimpinan transformational[ii]. Gaya kepemimpinan dapat diartikan sebagai sikap dan tindakan yang dilakukan pemimpin dalam menghadapi bawahan, mengatur suatu sistem operasional organisasi, menjalankan, dan mengawal kebijakan serta solusi konstruktif  dalam menyelesaikan problematika pemerintahan Desa, baik internal maupun ekternal. Pemimpin di desa (Kepala Desa) dituntut mampu melakukan perbaikan terus-menerus dalam pembentukan keunggulan kompetitif untuk
berkembang dengan dilandasi oleh keluwesan, tim kerja yang baik, kepercayaan, dan penyebaran informasi yang memadai, gaya kepemimpinan tersebut tercermin dalam gaya kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan transformasional berorientasi kepada mitra dan stakeholder dalam  memberikan motivasi daripada memberikan pengawasan kepada bawahan, melibatkan bawahan dalam pengambilan keputusan, lebih bersifat kekeluargaan, saling percaya, kerja sama dan saling menghormati di antara sesama anggota masyarakat.

7.    Dalam menjalankan kepemimpinan Desa Kalemandalle di masa yang akan datang, siapapun yang diberi amanah, harus menetapkan arah dan tujuan Desa Kalemandalle 6 (enam) tahun kedepan. Arah dan tujuan ini sebagai paradigma yang kemudian menjadi flatfrom perjuangan dalam mengawal Desa Kalemandalle yang lebih baik di masa yang akan datang.

8.    Untuk itu, Arah dan Tujuan dikemas dalam Visi dan Misi[iii] Calon Kepala Desa Kalemandalle.

9.    Adapun rancangan final Visi dan Misi Desa Kalemandalle 6 (enam) tahun kedepan – 2013-2018,  telah di desain sedemikian rupa dan dianalisis dengan pendekatan yang komprehensif dan terukur, dengan metode deskripsi kualitatif dan pendekatan SWOT Analysis.


B.       VISI DAN  MISI

A. Dimensi Visi, Misi, Motto dan Budaya Kerja
Seperti  yang  telah diuraikan di atas, bahwa arah dan tujuan Desa Kalemandalle ke depan – 2013 s/d 2018,  itu terletak dari Visi dan Misi Desa Kalemandalle. Untuk itu, perkenankan saya menyampaikan Visi dan Misi Desa Kalemandalle yang akan saya perjuangkan bersama dengan seluruh masyarakat Desa Kalemandalle, bilamana Allah dan Masyarakat Desa Kalemandalle  mempercayakan  kepada saya memimpin dan meneruskan perjuangan pemerintahan Desa Kalemandalle,  yang saat ini telah habis masa jabatannya.
Adapun Visi  Desa Kalemandalle 2013-2018 adalah sebagai berikut :


OUR VISION
( Visi )   

“ MENATA DESA MENUJU KEMANDIRIAN DALAM KESEJAHTERAAN BERKEADILAN”

Makna yang terkandung dalam visi tersebut adalah Desa Kalemandalle dengan masyarakat, yang mampu mengembangkan potensi diri dan desa serta mencukupi kebutuhan hidup dan kehidupannya secara mandiri, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, beriman dan bertaqwa, berkecukupan material – spiritual, sejahtera lahir-batin; memegang teguh moral agama, beradab dan berakhlak mulia; menjunjung tinggi supremasi hukum, demokratis, aman, tentram, tertib dan damai, serta masyarakat yang sadar akan hak dan kewajibannya.
Untuk menjawab Visi tersebut diatas, jalan-jalan yang akan ditempuh yang dituangkan dalam misi adalah sebagai berikut :
OUR  MISSION 
(Misi)

a.  Mewujudkan masyarakat yang beriman, bertaqwa dan berakhlakul karimah
-    Program Peningkatan Pelayanan Kehidupan Baragama.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan kemudahan bagi umat beragama dalam melaksanakan ajaran agama, mendorong dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pelayanan kehidupan beragama dengan kegiatan-kegiatan pokok sebagai berikut:
ü  Upgrading  dan  peningkatan SDM melalui pelatihan dan sosialisasi para Imam / tokoh-tokoh Agama di Desa Kalemandalle,  bekerjasama dengan berbagai pihak, terutama dengan Kementerian Agama Cq. KUA di Kecamatan Bajeng Barat.
ü  Membentuk lembaga dakwa dan keagamaan.
ü  Peningkatan Fungsi dan Peran Tempat lbadah sebagai Pusat Pengajaran dan Pengembangan Ajaran Agama.
ü  Peningkatan fungsi lembaga pengajaran Al-Qur’an sebagai sarana peningkatan pemahaman Ajaran Agama.
ü  Peningkatan Pembinaan Keluarga Sakinah dan Pengelolaan Zakat, Wakaf, Infak, Shodaqoh, serta lbadah Sosial Lainnya.

b.  Mewujudkan sumber daya Manusia yang berilmu dan sehat

§  Pengembangan budaya baca dan pembinaan serta perpustakaan, meliputi :

ü  Meningkatkan kualitas prestasi olah raga dan kesenian, serta budaya
ü  Pengelolaan kekayaan budaya local
ü  Memfasilitasi masyarakat mendirikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan perpustakaan desa.
ü  Pengembangan kerjasama pengelolaan kekayaan budaya
ü  Pengadaan sarana dan prasarana olah raga
ü  Pengembangan kebijakan dan manajemen olah raga
ü  Pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana Polindes
ü  Menurunkan tingkat malnutrisi pada anak dan balita.
ü  Perbaikari gizi masyarakat
ü  Penyiapan tenaga pendamping kelompok  bina  keluarga
ü  Promosi kesehatan ibu, bayi dan anak melalui kelompok kegiatan di masyarakat
ü  Pengembangan  lingkungan  sehat
ü  Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular
ü  Pelayanan kesehatan penduduk miskin
c.   Mewujudkan sumber daya aparatur desa yang professional, dinamis dan bermoral
§  Program Pengembangan Kapasitas Sistem, Kelembagaan  dan Sumber Daya Manusia, penataan Organisasi pedesaan, dan Peningkatan profesionalisme Aparatur
§  Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
§  Meningkatkan Standar Pelayanan Minimal dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan meningkatan Kemudahan, Keamanan, Kenyamanan, Kelancaran dan kepastian dalam Pemberian Pelayanan.
§  Peningkatan Pengawasan Aparatur.
d.  Meningkatkan peran serta dan pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan sesuai hak dan kewajiban , meliputi ;
§  Pembangunan komunikasi, informasi dan media massa
§  Mengembangkan  Pengarusutamaan Jender  (PUJ) pada proses pembangunan
§  Penguatan kelembagaan-kelembagaan pengarusutamaan Jender dan anak
§  Peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan
§  Memfasilitasi kemitraan antar stakeholder ( Penentu Kebijakan ) pembangunan
e.  Mewujudkan pemerintahan yang berkualitas, bebas dari KKN dan profesionalitas   dalam kerangka good governance, meliputi :
§  Pembuatan WEB Desa Kalemandalle sehingga dikenal oleh masyarakat Local dan Nasional.
§  Penataan administrasi kependudukan
§  Mengitensifkan penanganan pengaduan masyarakat
§  Peningkatan sistem pengawasan internal dan pengendalian pelaksanaan Desa
§  Peningkatan kapasitas lembaga Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
§  Peningkatan sarana dan prasarana aparatur
§  Pembinaan organisasi kepemudaan
§  Mendistribusikan kewenangan pelayanan masyarakat dan pembangunan  sampai pada Tingkat Rt dan Rw
§  Pengelolaan Administrasi pertanahan
§  Inventarisasi administrasi pertanahan ( lettel/pethok C/D, Pajak Bumi dan Bangunan.)
§  Sertifikasi massal  bagi  Rumah Tangga Miskin
§  Tranparansi pelayanan pertanahan
§   Inventarisasi tanah kas desa
§  Optimalasasi fungsi TKD

f.   Mewujudkan kondisi daerah yang aman, tertib dan damai dengan  menegakkan supremasi hukum dan HAM.
§  Program Peningkatan Ketentraman dan Ketertiban Umum
§  Pengamanan Kegiatan Pemerintahan, Masyarakat dan Aset-aset Kekayaan Desa
§  Pembangunan prasarana keamanan (pos kamling)
§  Peningkatan Koordinasi dan Kerjasama antar Lembaga masyarakat
g.  Penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam meningkatkan pembangunan ekonomi desa dengan titik berat ekonomi kerakyatan

§  Peningkatan promosi dan kerjasama investasi
§  Peningkatan sistem pengelolaan permodalan UMKM
§  Penyiapan potensi sumber daya, sarana dan prasarana kegiatan perekonomian Desa
§  Mengembangkan kawasan usaha yang mendukung perekonomian usaha mikro.
§  Peningkatan  kapasitas Iptek Sistem Produksi
§  Pengembangan Industri mikro dan kecil
§  Peningkatan kemampuan teknologi industry
§  Pengembangan sentra – sentra industri  potensial
§  Pembinaan pedagang kaki lima dan asongan
§  Memfasilitasi hadirnya Sarana dan Prasarana Pasar  Rakyat di Desa
§  Mempasilitasi Kerjasama antara Pemerintah Daerah  dengan Badan Usaha Desa yang dibentuk di Desa Kalemandalle.
§  Peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga Kerja
h. Meningkatkan teknologi tepat guna bagi pertanian guna mewujudkan sentra  agrobisnis
§  Mempasilitasi masyarakat membangun sarana prasarana dan pengembangan usaha pertanian dan peternakan.
§  Peningkatan sarana dan prasarana pertanian
§  Peningkatan penerapan teknologi pertanian/perkebunan
§  Peningkatan produksi pertanian/perkebunan
§  Pemberdayaan penyuluh pertanian/perkebunan lapangan
§  Pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak
§  Peningkatan populasi dan produksi hasil peternakan
§  Peningkatan penerapan teknologi peternakan
§  Menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah dan swasta dalam mendukung optimalisasi hasil-hasil produksi Agrobisnis.
i. Mengembangkan dan mendayagunakan sumber daya alam dan buatan secara optimal dan berkelanjutan
§  Memfasilitasi pembangunan infrastruktur yang proporsional, berwawasan Iingkungan, dan berkelanjutan.
§  Meningkatkan sarana untuk mendukung keberlangsungan mobiitas sektor jasa, perdagangan dan industry
§  Pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan, yang meliiputi :

ü  Pembangunan / pemeliharaan jalan poros Desa
ü  Pembangunan / pemeliharaan saluran drainase/gorong-gorong
ü  Rehabilitasi/pemeliharaan jalan dan jembatan
ü  Pembangunan sistem informasi / data base jalan Desa
ü  Mengembangkan Infrastruktur, sistem penataan ruang, pelestarian Iingkungan hidup, dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
ü  Pengembangan wilayah perbatasan antar Desa
ü  Pengembangan kinerja pengelolaan persampahan (TPA)
ü  Pengelolaan area pemakaman
ü  Pengendalian pencemaran dan perusakan Iingkungan hidup
ü  Pengembangan dan pengolahan jaringan irigasi, dan jaringan pengairan Iainnya
ü  Pengembangan pengelolaan dan konservasi sungai, dan sumber daya air Iainnya
ü  Pengembangan kinerja pengelolaan air
ü  Pengawasan dan penertiban kegiatan rakyat yang berpotensi merusak lingkungan
Untuk mendukung  misi tersebut, dan salah satu indicator yang kemudian menjadi sprit yang akan memotivasi gerakan-gerakan pencapaian visi adalah Motto dan Budaya Kerja. Yang kemudian ketika terpilih nantinya, Motto dan Budaya kerja yang akan dipasang indah di setiap dinding Kantor Desa Kalemandalle adalah sebagai berikut :

MOTTO & BUDAYA KERJA

  BERSAMA MENATA DESA KALEMANDALLE;  YANG RAJIN, RINGKAS, RAPI, RESIK DAN  RAWAT   

C.       PENUTUP

Gaya kepemimpinan dan keberpihakan ke masyarakat  dalam meningkatkan kualitas pelayanan menjadi tuntutan kepemimpinan era globalisasi dan digitalisasi saat ini. Gaya transformational jawabannya. Permasalahan masa lalu bukan hadir untuk dijadikan blacklist, tetapi menjadi dasar analisis yang membantu memecahkan problematika dan hal yang serupa yang kemungkinan akan terjadi dalam pemerintahan Desa Kalemandalle periode  2013-2018.
Harapan kita ke depan,  Desa Kalemandalle hadir sebagai Desa Percontohan di Kecamatan Bajeng Barat dalam segala Aspek, sehingga kemudian Desa ini akan menjadi perhatian berbagai kalangan yang kemudian menjadi bahan pembicaraan sehingga para investor, peneliti, dan LSM  local dan luar negeri melirik dan ikut  berinvestasi dalam pembangunan fisik dan non fisik, dalam membantu mensejahterakan masyarakat yang berkeadilan.
Harapan lainnya, adalah  kepemimpinan yang berkharisma, berwibawa, dan bermoral serta keberpihakan kepada masyarakat  Desa Kalemandalle sebagai mitra yang kemudian menjadi indicator kesuksesan visi dan misi yang akan dilaksanakan untuk kepemimpinan periode 2013-2018. Mari menutup kelemahan masa lalu itu, dan mari kita hadirkan sinar penerang yang kemudian akan menjadi dasar peletakan perjuangan meraih visi dan misi Desa Kalemandalle. Terima kasih kepada Bapak pejuang dan pioneer Desa Kalemandalle, berkat kerja keras dan perjuangan Bapak/Ibu akan menjadi kenangan terindah dan semoga Allah senantiasa membalas jasa-jasa tersebut. Beberapa hal yang menjadi kelemahan-kelemahan periode yang lalu dan belum diselesaikan, menjadi program yang akan dilanjutkan oleh Kepala Desa yang akan terpilih dan merealisasikan solusi untuk kepentingan masyarakat Desa Kalemandalle.
Perdana Menteri China (dalam pidato visi dan misinya) pernah berkata “ Jika saya memenangkan pertarungan ini dan sebelum saya dilantik, tolong saya disiapkan 1000 Keranda Mayat, dan bilamana dalam pelaksanaan pemerintahaan saya,  saya melakukan tindakan korupsi atau mengambil hak-hak rakyat, maka 1 dari 1000 keranda mayat itu adalah untuk saya”.
Saya juga berharap bisa seperti itu, dan bilamana dalam pertarungan ini saya yang akan menjadi pemenangnya, anggaplah saya bukanlah pemenang, sebab tanggungjawab dan amanah itu belum saya laksanakan, tetapi kemenangan akan hadir bilamana dalam pelaksanaan pemerintahaan bisa mencapai visi dan melaksankan misi-misi yang telah diprogramkan.
Dan kepada seluruh Masyarakat Desa yang ada di Desa Kalemandalle ini, mari kita menjalankan proses-proses demokrasi ini dengan baik, beretika serta jujur.  Mari kita menjauhkan diri perpecahan, karena pemilihan ini adalah sebuah proses demokrasi. Dan kepada Calon Kepala Desa lainnya, Mari kita bersaing sehat dan kita harus sepakat siapapun yang kemudian akan diberikan amanah oleh Allah dan Masyarakat Desa Kalemandalle untuk memimpin dan menjadi pelayan masyarakat,  kita harus terima dan mendukungnya. Kebersamaan dan Silaturrahim adalah segalanya. Amanah kepemimpinan bukanlah sesuatu yang ringan dan tapi berat pertanggungjawabannya di dunia dan diakhirat.
“ Jika  Hujan adalah Masalah, dan Matahari sebagai Solusi, Kita Membutuhkan keduanya untuk bisa melihat Indahnya Pelangi “
Dan yang terakhir adalah Kesempurnaan hanyalah Milik Allah, dan kesalahan adalah milik Manusia, Maafkan saya atas segala kekurangan dan kesalahan yang ada.
Wassalam,


[i]  Gaya kepemimpinan, pada dasarnya mengandung pengertian sebagai suatu perwujudan tingkah laku dari seorang pemimpin, yang menyangkut kemampuannya dalam memimpin. Perwujudan tersebut biasanya membentuk suatu pola atau bentuk tertentu. Pengertian gaya kepemimpinan yang demikian ini sesuai dengan pendapat yang disampaikan oleh Davis dan Newstrom (1995). Keduanya menyatakan bahwa pola tindakan pemimpin secara keseluruhan seperti yang dipersepsikan atau diacu oleh bawahan tersebut dikenal sebagai gaya kepemimpinan.

[ii]  Berkaitan dengan kepemimpinan transformasional, Bass (Howell dan Hall-Merenda; 1999) mengemukakan empat karakteristik kepemimpinan transformasional, yaitu kharisma, inspirasional, stimulan intelektual, dan konsideran individual. Gaya kepemimpinan dari seorang pemimpin dapat diterangkan melalui tiga aliran teori (Mustopadidjaja AR: 2006), yaitu : a) Teori Genetis (keturunan). Inti dari teori menyatakan bahwa “leader are born and not made” (pemimpin itu dilahirkan (bakat) bukannya dibuat). Para penganut aliran teori ini mengetengahkan pendapatnya bahwa seorang pemimpin akan menjadi pemimpin karena ia telah dilahirkan dengan bakat kepemimpinan. Dalam keadaan yang bagaimanapun seseorang ditempatkan karena ia telah ditakdirkan menjadi pemimpin, sesekali kelak ia akan timbul sebagai pemimpin; b) Teori Sosial. Jika teori pertama adalah teori yang ekstrim pada satu sisi, maka teori inipun merupakan ekstrim pada sisi lainnya. Inti aliran teori sosial ini ialah bahwa “leader are made and not born” (pemimpin itu dibuat atau dididik bukannya kodrati). Jadi teori ini merupakan kebalikan inti teori genetika. Para penganut teori ini mengetengahkan pendapat yang mengatakan bahwa setiap orang bisa menjadi pemimpin apabila diberikan pendidikan dan pengalaman yang cukup; dan c) Teori Ekologis. Kedua teori yang ekstrim sebelumnya tidak seluruhnya mengandung kebenaran, maka sebagai reaksi terhadap kedua teori tersebut timbullah aliran teori ketiga. Teori yang disebut teori ekologis ini pada intinya berarti bahwa seseorang hanya akan berhasil menjadi pemimpin yang baik apabila ia telah memiliki bakat kepemimpinan. Bakat tersebut kemudian dikembangkan melalui pendidikan yang teratur dan pengalaman yang memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut. Teori ini menggabungkan segi-segi positif dari kedua teori terdahulu sehingga dapat dikatakan merupakan teori yang paling mendekati kebenaran dan mampu menjawab tuntutan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang ada di Desa Kalemandalle ini.


[iii] Visi adalah suatu pernyataan tentang gambaran keadaan clan karakteristik yangingin di capai oleh suatu lembaga pada jauh dimasa yang akan datang. Banyak intepretasi yang dapat keluar dari pernyataan keadaan ideal yang ingin dicapai lembaga tersebut. Visi itu sendiri tidak dapat dituliskan secara lebih jelas menerangkan detail gambaran sistem yang ditujunya, oleh kemungkinan kemajuan clan perubahan ilmu serta situasi yang sulit diprediksi selama masa yang panjang tersebut. Pernyataan Visi tersebut harus selalu berlaku pada semua kemungkinan perubahan yang mungkin terjadi sehingga suatu Visi hendaknya mempunyai sifat/fleksibel. Untuk itu ada beberapa persyaratan yang hendaknya dipenuhi oleh suatu pernyataan Visi: 1) Berorientasi pada masa depan; 2) Tidak dibuat berdasar kondisi atau tren saat ini; 3) Mengekspresikan kreativitas; 4)Berdasar pada prinsip nilai yang mengandung penghargaan bagi masyarakat ; 5) Memperhatikan sejarah, kultur, clan nilai organisasi meskipun ada perubahanterduga ; 6) Mempunyai standard yang tinggi, ideal serta harapan bagi anggota lembaga ; 7) Memberikan klarifikasi bagi manfaat lembaga serta tujuan-tujuannya ; 8 ) Memberikan semangat clan mendorong timbulnya dedikasi pada lembaga ; 9) Menggambarkan keunikan lembaga dalam kompetisi serta citranya ; 10) Bersifat ambisius serta menantang segenap anggota lembaga (Lewis&Smith,1994).

b. Misi adalah pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh lembaga dalam usahanya meng-ujud-kan Visi. Dalam operasionalnya orang berpedoman pada pernyataan misi yang merupakan hasil kompromi intepretasi Visi. Misi merupakan sesuatu yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis besar cara pencapaian Visi. Pernyataan Misi memberikan keterangan yang jelas tentang apa yang ingin dituju serta kadang kala memberikan pula keterangan tentang bagaimana cara lembaga bekerja. Mengingat demikian pentingnya pernyataan misi maka selama pembentukannya perlu diperhatikan masukan-masukan dari anggota lembaga serta sumber-sumber lain yang dianggap penting. Untuk secara Iangsung pernyataan Misi belum dapat dipergunakan sebagai petunjuk bekerja.

Intepretasi lebih mendetail diperlukan agar pernyataan Misi dapat diterjemahkan ke langkah-langkah kerja atau tahapan pencapaian tujuan sebagaimana tertulis dalam pernyataan Misi. Untuk memberikan tekanan pada faktor komprehensif dari pernyataan misi maka pernyataan tersebut hendaknya mampu memberikan gambaran yang menjawab pertanyaan pertanyaan sbb (Lewis &Smith 1944) : 1) Keberadaan lembaga adalah untuk berbuat apa; 2) Apa produkatau jasa yang utama dari lembaga; 3) Apa yang bersifat unik dari lembaga ; 4)Siapa konsumen utama dari lembaga; 5) Mengapa mereka merupakan konsumen utama ; 6) Pihak lain mana yang berkepentingan dengan lembaga dan mengapa; 7) Apa “Core Values” / nilai dasar lembaga; 8 ) Apa yang berbeda pada lembaga 5 thyang lalu dan sekarang ; 9) Mengapa berbeda ; 10) Apa yang berbeda pada lembaga saat sekarang dan 5 th dari sekarang; 11) Mengapa hal itu akan menjadi beda; 12) Apa produk atau jenis jasa yang akan diberikan lembaga di masa depan; 13) Apa yang harus dikerjakan lembaga untuk menyiapkan produk baru tersebut; 14)Apakah jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas merefleksikan Visi lembaga ? ; 15) Bila tidak, pertanyaan mana yang harus ada dan apa jawabannya.materi referensi:RKAP EXSAM

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan masukkan saran dan komentar Anda

Menuju Era Baru Pedesaan

Salam Perubahan, Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT, teriring salam dan salawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Memasuki pertengahan tahun 2015, semoga Desa Kalemandalle dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi segenap warga yang bernaung didalamnya begitupun para tamu yang berkungjung ke Desa Kalemandalle dapat merasakan hal serupa yang dirasakan oleh warga Kalemandalle sendiri. Pembangunan yang merata serta perbaikan infrastruktur desa semoga selalu mendapatkan kemudahan dalam perealisasiannya. dukungan dari semua pihak baik yang bersifat material maupun saran yang membangung dapat dikelolah dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh para aparatur desa Kalemandalle. Akhirnya, semoga apa yang menjadi Visi pengembangan Desa Kalemandalle dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama. Salam hangat dari keluarga besar Kalemandalle

Admin

Sarjayadi