Senin, 30 September 2013

Ide Cemerlang tentang Pengembangan Ekonomi Desa (Sumbangsi Pemikiran)

Menurut Anda, bagaimana saran pengembangan desa dari Sektor Ekonomi Desa Kalemandalle ?

Pembangunan Desa tolak ukurnya adalah pengembangan masyarakat desa. Dilihat dari sekian banyak usaha yang dilaksanakan oleh masyarakat seperti kuliner, batumerah, hasil-hasil pertanian. Mereka sudah berpartisipasi dalam peningkatan pendapatan masyarakat. Lebih lanjut lagi, dibaha
M.Tayyeb Opa (Anggota BPD)
sakan bahwa bagaimana kedepan masyarakat berdaya. Untuk selanjutnya, pihak pemerintah Desa dalam hal ini harus dari sekarang mulai mempetakan kekuatan dan kelemahan sektor ekonomi desa Kalemandalle.

Saran ke pemerintah Desa dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat desa ?
Dari sekarang sudah harus mulai melaksanakan aksi dan melihat potensi itu, dan sesegera mungkin menghadirkan program aktiv untuk merealasisikan konsep keberpihakan kepada masyarakat Desa, khususnya mereka yang telah berperan aktif sebagai UKM ataupun pedagang dalam bentuk sektor usaha, baik perdagangan barang, dan budidaya hasil-hasil perkebunan (pertanian).

Apa saja menurut Anda yang mendjadi kendala dalam pengembangan usaha di Desa ?
1. Masalah Skill (keterampilan)
2. Masalah permodalan
3. Masalah manajemen usaha
4. Masalah pasar dan pemasaran
5. Masalah kemitraan terutama dengan perbankan.

Menuru Anda, untuk mengantisipasi masalah-masalah tersebut, apa yang harus dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan tersebut yang dialami oleh UKM?

  1. Harus ada dukungan dari berbagai pihak, terutama pihak-pihak yang berkepentingan terhadap pemberdayaan UKM ini,
  2. Keterbatasan skill, sehingga pelaksanaan dari kegiatan produksi yang dilakukan UKM masih menggunakan tangan, dan banyak menghabiskan input produksi, dibanding dengan hasil produksi, dan diupayakan kerja-kerja manual ini diganti bantuan mesin-mesin produksi, terutama di industri batu merah dan hasil-hasil pertanian.
  3. Perlunya dibangun Koperasi atau Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang menyiapkan bantuan permodalan dan menjadi salah satu wadah untuk membantu UKM dalam permodalan dan sekaligus mencegah tumbuh berkembangnya rentenir-rentenir yang mencekik pelaku usaha mikro dan kecil, dengan beban bagi hasil yang murah.
  4. Diharapkan adanya penyuluhan, sosialisasi-sosialisasi dan berbagai kegiatan dalam memperbaiki cara berfikir masyarakat dalam pengembangan usahanya.
Menurut Anda, jika harapan-harapan ini dilaksanakan, bagaimana konstribusi peran pemerintah Desa terhadap kemungkinan-kemungkinan saran dan ide Anda, jika dilaksanakan?

Kalo ide ini bisa dilaksanakan, misalnya hadirnya lembaga keuangan mikro (LKM) atau dalam bentuk koperasi sebagai wadah ekonomi kerakyatan, akan mewujudkan konstribusi peningkatan pendapatan masyarakat terutama UKM dan harapan kedepan akan hadir UKM-UKM Mandiri.

Wawancara langsung, dengan M. Tayyeb Opa (Anggota BPD Kalemandalle), Jam 16.00 sd. 17.00 Wita.

Selasa, 24 September 2013

Bupati Gowa Usulkan Tiga Calon Sekkab

Sungguminasa- Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo mengusulkan tiga calon sekertaris kabupaten (sekkab) ke Pemprop Sulsel. Tiga nama tersebut, yakni Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Masykur Sultan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kamaluddin Serang, dan Kepala Bappeda Gowa Baharuddin Mangka. Ketiga nama tersebut sudah melalui persetujuan pimpinan DPRD Gowa.

" Para pejabat yang diusulkan untuk menduduki jabatan sekkab merupakan para pejabat yang berpengalaman dalam bidang pemerintahan dan dinilai layak," ujar Kepala Bagian Protokoler dan Humas Pemkab Gowa Arifuddin Saeni di kantor pemkab kemarin. Arifuddin mengatakan, bupati menilai ketiganya memenuhi syarat untuk diusulkan menjadi calon sekkab. Selain sudah berpengalaman dibidang pemerintahan,  ketiganya jug memiliki loyalitas tinggi terhadap pimpinan.

Sindo; Rabu September 2013


Minggu, 22 September 2013

Pasar Ikan Sehat Dibangun di Bajeng

Pemerintah pusat akan membangun pasar ikan hiegienies (sehat) di Pasar Sentral Limbung, Bajeng. Pembangunan pasar ikan ikan segar higienis itu diperkirakan menelan dana sekitar Rp. 600.000.000,- yang bersumber dari Angaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2013 melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu, ditargetkan rampung November 2013.

Kepala Dinas Perikanan Kelautan dan Peternakan (DPKP) Gowa Muhlis mengatakan, pasar ikan higienis dibangun terpisah dari pasar Sentral Limbung. Pasar ini diharapkan dapat menampung 40 pedagang." Ikan yang akan dijual nanti, ikan laut dan ikan tawar. Kami berharap kehadiran pasar ini membantu masyarakat Gowa memperoleh ikan segar dan sehat," kata Muhlis.

Dia mengatakan, ikan yang dijual di pasar ini akan diawasi secara ketat. Selain itu, pasar ini dilengkapi Cool Storage, jaringan pipa untuk air bersih, dan pengelolaan limbah." Kami jamin ikan-ikan itu, bebas dari bahan pengawet. Sebelum pedagang atau penjual ikan meninggalkan tempat, lapak atau lods jualan  harus dibersihkan terlebih dahulu, " ujar dia.

Menurut Muhlis, pasar ikan higienes ini akan dikelola oleh Kepala Pasar Sentral Limbung di bawah Dinas Perdagangan (Desperindag) Gowa. " Pasar ini ditargetkan selesai dan diresmikan tepat di hari Gowa pada 17 November mendatang," ungkap Muhlis.

Sumber : Koran Sindo,  Senin 23 September 2013.

Jumat, 20 September 2013

Pesta Siang untuk Hajatan telah di Perdeskan

Jumasang Daeng Rani
(Pengurus Masjid Nurul Jihad Bontobaddo)
 dan
Ir. Haeruddin Dg. Nai  dan istri
(pemerhati sosial pedesaan)
Pesta atau hajatan di kampung atau di dusun di Kabupaten Gowa kerapkali terjadi masalah-masalah kriminal, terutama bila sang pemilik pesta itu menggunakan hiburan berupa orkes atau elekton. Salah satu masalah yang kemudian menjadi pembicaraan hangat adalah bilamana orkes atau elekton itu memakai biduan yang memamerkan anggota tubuh yang bisa membangkitkan gairah dan birahi para penonton. Biduan inilah yang membuat resah masyarakat, apalagi dikampung-kampung itu masih sangat tabuh hal-hal seperti itu. Sama halnya di Desa Kalemandalle, aksi serupa juga sering terjadi, hal-hal tabuh itu sepertinya menjadi barang jualan untuk membuat orkes dan elekton itu diminati, tetapi di lain sisi berdampak pada proses penghancuran moral anak bangsa. Tidak sedikit terjadi pelecehan seksual diantara penonton yang datang menyaksikan pertunjukan tersebut, dan juga mencoba melakukan hal-hal yang sifatnya dilarang agama. Belum lagi perkelahian dan lain-lain sebagainya, kondisi tersebut menimbulkan dampak negatif yang pada akhirnya bisa mengganggu kestabilan dan ketertiban masyarakat.

Hal inilah yang kemudian dijadikan dasar pemberlakuan Perdes Pesta Siang di Desa Kalemandalle. Tokoh masyarakat di Dusun Matirobaji bpk. Jumasang Rani memberikan komentar, " saya sangat senang dan merasa aman bilamana pesta dilaksanakan di siang hari, dari pengamatan saya, semua keluarga jauh maupun dekat memiliki waktu yang cukup banyak untuk bisa menghadiri hajatan tersebut, dan kemudian karena siang bisa meminimalisir kecelakaan dalam berkendara, dibandingkan kalau malam banyak terjadi masalah-masalah yang kecil yang kemudian akan berdampak besar kepada kenyamanan dan keamananan masyarakat disekitar pesta tersebut, selain itu pesta memungkinkan untuk tidak banyak mengeluarkan finansil terutama ijin-ijin keramaian, dan lain-lain sebagainya, dan saya sangat mendukung peraturan desa (PERDES) Kalemandalle ini " imbuhnya.

Daeng Nambung Kepala Dusun Bontote'ne juga memberikan komentar tentang pemberlakuan perdes pesta siang dan mengatakan, " saya sebagai kepala dusun merasa tenang dan nyaman, tidak lagi merasa was-was bilamana pesta siang itu digelar. Pesta siang ini menurut pengamatan saya, bisa mengurangi biaya dan sekaligus mencegah keributan dan hal-hal lainnya, termasuk biduan-biduan yang akan dipakai dalam acara hiburan juga tidak berani berpakaian seksi-seksi, apalagi mempertontonkan bagian tubuhnya yang bisa mendatangkan masalah-masalah bagi pemuda dan pemudi, ".

Permasalahan-permasalahan yang terjadi untuk kegiatan-kegiatan masyarakat termasuk pesta dan hajatan, yang biasanya melahirkan tindakan-tindakan kriminal, solusinya sangat sederhana, pesta malam di tiadakan, dan pemberlakuan pesta di siang hari. Masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya pesta di malam hari juga tidak akan terjadi lagi, dan biduan-biduan yang mau menggunakan pakaian-pakaian seksi tidak berani lagi.

Jumasang Rani dalam hal ini menyampaikan harapan besar dan memberikan apresiasi kepada pemerintah Desa Kalemandalle yang telah melahirkan ide yang sederhana tetapi mampu menjawab kekuatiran tokoh masyarakat. dan Harapan lainnya, semoga desa Kalemandalle ini tetap memperhatikan norma-norma agama dan penyelenggaraan pemerintahan yang santun dan berwibawa.

Jumat, 13 September 2013

Pengamanan Perdagangan Disosialisasikan

 Makassar , UPEKS - Kadin Sulsel bekerja sama kementrian perdagangan RI menggelar sosialisasi tindakan pengamanan perdagangan (safeguards) dalam perlindungan produsen dalam negeri dari dampak negatif lonjakan impor.

Acara yang digelar di Hotel Sahid Jaya Makassar, kamis 12-09-13 menghadirkan berbagai pembicara, diantaranya J.Harimurti Priambodo selaku investigator bidang pengaduan dan hukum, Lerry Mahardika selaku investigator bidang tindakan pengamanan perdagangan, serta Binsar Nababan selaku perwakilan perdagangan dan komite anti dumping Indonesia.

Dalam pemaparannya, Investigator bidang pengaduan dan hukum, J Harimurti Priambodo mengatakan, sosialisasi pengamanan perdagangan sangat penting untuk diketahui oleh para pelaku usaha. Hal tersebut kata dia tertuang dalam PP No 34 Tahun 2011 Tentang tindakan antidumping dalam pengamanan perdagangan.

"Dalam instrumet safeguard, pasar bebas sangat berpengaruh dalam hambatan tarif dan non tarif lewat persaingan barang negeri dan barang impor, ". Jelasnya.
 Hal tersebut kata dia harus diantisipasi demi menjaga iklim usaha dalam pasar bebas.

sumber : ujung pandang ekspres (jumat 13 sept 2013)

2013, Gowa Surplus Beras 325.774 Ton


 Sungguminasa, Kabupaten Gowa mengalami surplus beras 325.974 ton tahun ini. Produksi tersebut untuk luas lahan tanam 53.381 hektare (ha), luas panen 51.246 ha, dan provitas 63,61 ku/ha. tahun lalu, angka produksi beras hanya 272.123 ton dengan luas lahan tanam 58.874 ha, luas panen 57.275 ha, dan provitas 46,22 ku/ha. 


Kepala Dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura Sulsel luthfi Halide mengatakan, Gowa mwmiliki andil cukup besar dalam menopang penyediaan pangan dan menjadikan Sulsel sebagai salah satu pilar di Indonesia dalam penyediaan pangan. "terbukti surplus beras Sulsel pada 2012 sebesar 2.115.698 ton atau naik 14,48 % dibanding surplus beras pada 2011 sebesar 1.848.024 ton, " tutur Luthfi saat panen raya di kelurahan Mawang, Kec. Somba Opu Gowa kemarin.

Wakil Bupati Gowa H. Abbas Alauddin mengatakan, meningkatnya produksi petani tidak lepas dengan adanya terobosan baru yakni metode IPAT-BO. Metode tersebut sudah diterapkan sejak 2008. " sejak metode ini diterapkan, petani bisa memproduksi gabah kering giling (GKG) sebesar 6,00 ton/ha," tuturnya.

sumber: koran sindo (14 sept 2013)

Selasa, 10 September 2013

Pattalassang Di pastikan jadi Ibu Kota Gowa

Sungguminasa -  Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo memastikan ibukota Kabupaten Gowa dipindahkan dari Sungguminasa ke Kecamatan Pattalassang. Rencana pemindahan ini sudah dipersiapkan dengan matang dan telah mendapat persetujuan dari DPRD Gowa.

Bupati dua periode ini mengatakan, alasan pemindahan ibu kota Gowa tersebut karena Karena Kecamatan Pattalassang dekat dengan sub-pertumbuhan Mamminasata. Selain itu, berada dijalur Mamminasata dan by pass yang akan dibuat untuk menghubungkan Makassar, Gowa dan Maros. " Pemindahan ini juga untuk menjamin bahwa dalam 20 tahun kedepan Makassar tidak bisa lagi memperluas daerahnya sampai ke Gowa, " tutur ichsan saat halal bihalal di lapangan Pattalassang, Senin (9/9).

Dalam proses pemindahan ibu kota Gowa nanti, lanjut dia, maka Mapolres Gowa yang pertama dipindahkan ke Pattalassang. Saat ini sedang dalam proses santunan untuk lahan. Pemindahan Mapolres juga sekaligus meningkatkan pengamanan di Pattalassang dengan jumlah penduduk yang terus bertambah. Sekedar diketahui, Pattalassang merupakan wilayah nyaman berinvestasi. Pemkab setempat sudah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung seperti pelebaran jalan.

" Akses jalan ini sekaligus memudahkan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dan ke Malino. Insya Allah, tahun ini di semua titik jalan Pattalassang akan dipasangkan lampu jalan," tutur adik kandung Syahrul Yasin Limpo ini. Tidak hanya itu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gowa juga telah membangun 21KK sehingga diprediksi mampu menyuplai keteersedian air bagi masyrakat hingga 2025. Termasuk PLN mulai membangun gardu induk di Bollangi dengan ketersedian listrik 25 MW untuk Pattalassang dan sekitarnya.

Camat Pattalassang Andi Sura Suaib mengatakan, rencana pemindahan ibukota Gowa juga memicu kenaikan harga tanah di wilayahnya." Saat ini, harga tanah di Pattalassang bervariasi antara Rp. 150.000 hingga Rp. 500.000,- permeter. Harga ini jauh diatas harga NJOP yang hanya Rp. 40.000 hingga Rp. 60.000 per meter, dan ini diprediksi akan terus naik," katanya.


Sumber : Koran Sindo, Rabu 11 September 2013


Minggu, 08 September 2013

Foto Kegiatan Kepala Dusun


foto bersama dengan peserta B to B dengan Pengusaha Asal Malaysia di Emperial Arya Duta Hotel
dan ketua BPD Desa Kalemandalle
,

foto bersama dengan Persiden Perbadanan Putra Jaya Malaysia (Tan Sri Dato' Seri DR. Aseh Bin H.Che Mat

foto bersama dengan Persiden Perbadanan Putra Jaya Malaysia (Tan Sri Dato' Seri DR. Aseh Bin H.Che Mat

Ungkapan Hati Sang Kepala Dusun

Mansur Daeng Naro (Kadus Mattirobaji)

Mansur Dg. Naro, Kepala Dusun Mattirobaji.
"Syukur Alhamdulillah berkat rahmat Allah SWT desa Kalemandalle telah mendapatkan pemimpin yang cerdas, Amanah,dan peduli kepada masyarakat. Sejak Beliau memimpin kami, sebagai kepala Dusun telah diberikan kepercayaan untuk mengatur dan melayani masyarakat di dusun Mattirobaji. Beberapa program yang dilaksanakannya betul-betul menyentuh hati masyarakat. Program yang dimaksud adalah tidak cukup  satu bulan memimpin pagar dari masing-masing rumah warga telah diseragamkan, santunan bagi lima orang yang meninggal dunia masing-masing satu juta rupiah, beras raskin dibagi perkarung kepada yang berhak menerima, akta kelahiran telah digratiskan, izin keramaian dan biaya nikah gratis serta pelayanan akta nikah diberikan langsung seusai dilaksanakannya akad nikah, surat keterangan dan lainnya gratis.
Sebagai kepala Dusun saya merasakan kebahagian yang  luar biasa dipimpin oleh kepala Desa saat ini. Perhatian dan hak-hak yang seharusnya diterima oleh kepala Dusun diserahkan sepenuhnya termasuk insentif-insentif lainnya selalu mendapat perhatian dari Bapak Kepala Desa. Mudah-mudahan Allah senantiasa mempermudah berbagai urusan masyarakat di Desa Kalemandalle. Dan sebagai Kepala Dusun, saya siap mengabdikan diri untuk melayani masyarakat, khususnya di Dusun Mattirobaji."

Molla Daeng Nambung (Kadus Bontote'ne)
Molla Daeng Nambung, Kadus Bontote'ne (Pattarungang).
"Setelah kami dipimpin oleh Kepala Desa yang baru kami merasa sangat dihargai dan mendapatkan penghormatan, salah satu hal yang menarik dari sosok Kepala Desa Kalemandalle adalah adat istiadat yang dipahami sehingga mampu diterima di Dusun kami. Selain itu, Kepala Desa ini juga dikenal mampu berada pada tiga kecerdasan sebagai prasarat pemimpin yang baik dan amanah. Kecerdasan yang saya maksud adalah kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan spiritual.

Lanjut dari itu, kami sebagai Kepala Dusun diberikan kebebasan untuk belajar dan mencari pengalaman untuk memperkaya khasanah dan wawasan. Beberapa kegiatan besar yang kami ikuti adalah: seminar Nasional, Bisnis To Bisnis (B to B), dan berbagai kegiatan lainnya yang bisa diadopsi untuk digunakan dalam melaksanakan tugas-tugas saya sebagai Kepala Dusun. Harapan kami, Desa Kalemandalle kedepan masuk kedalam kategori desa teladan dan menjadi model bagi desa-desa yang lainnya. "

Kamis, 05 September 2013

Pemkab Gowa Anggarkan Rp. 63 Miliar


Sungguminasa,- Pengkab Gowa menganggarkan dana Rp63 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang 60 kilometer di 18 kecamatan. Anggaran bersumber dari APBD dan dana Alokasi Khusus (DAK) 2013.

Kepala Bagian (Kabag) Binamarga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gowa Muh. Rusdi mengatakan, proyek perbaikan jalan tersebut mulai dikerjakan tahun ini dengan spesifikasi jalan beton dan hotmix.

"Insya Allah mulai dikerjakan tahun ini. proyek perbaikan ini merata disemua kecamatan, baik dataran tinggi maupun dataran rendah," katanya. Selain proyek perbaikan jalan, Binamarga (DPU) Gowa juga mengerjakan proyek jembatan di tujuh kecamatan, yakni Bontolempangan, Parigi, Tinggimoncong, Manuju, Parangloe, Bingaya, dan Barombong.

"Khusus proyek jembatan, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp6,4 miliyar untuk sepuluh unit jembatan," ujarnya. Sebelum warga Pallangga dan Malakaji mengeluhkan kerusakan jalan poros yang menghubungkan dua kecamatan hingga berbatasan dengan kabupaten Jeneponto. Terdapat lubang besar sepanjang 20 kilometer disebagian badan jalan yang sudah diaspal konvensional lapen  tersebut. kerusakan jalan sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Namun, Hingga kini belum juga diperbaiki.

(sumber: Koran SINDO, kamis 5 september 2013)

Rabu, 04 September 2013

Alamat Kantor Desa Kalemandalle

Kantor Desa Kalemandalle terletak di Dusun Mattirobaji (Bontobaddo)
Kode Pos  : 90225
Contact Person :
Hengky Dg. Tarra , Hp: 085255832268
Mansyur Naro (KADUS Mattirobaji),
Hp: 082191628358

Selasa, 03 September 2013

Raskin di Bagi Per Karung bukan per Liter

Masih teringat pesan-pesan yang disampaikan dalam pemaparan Visi Misi Kepala Desa yang terpilih pernah berkata bahwa, " Saya haramkan 1 butir beras raskin masuk di dalam pekarangan rumahku". Raskin kini telah menjadi pelipur lara dan kebahagian tersendiri bagi masyarakat penerima. Raskin betul-betul dibagi sesuai dengan peruntukannya, dan saat sekarang ini tidak ada lagi cerita miring tentang pembagian raskin tersebut, tidak ada lagi KKN dalam pembagian raskin, kini masyarakat sangat bergembira dengan pembagian raskin yang merata.

Termasuk dalam pengelolaan dana raskin, dana raskin yang telah terkumpul langsung disetor ke BRI, sehingga tidak ada peluang untuk menggunakan sementara dana raskin tersebut, sehingga pembayaran raskin lancar, inilah yang kemudian raskin di Desa Kalemandalle setiap bulan mendapat jatah karena tidak ada tunggakan.

Salah satu tokoh masyarakat di Desa Kalemandalle mengatakan bahwa, " pembagian raskin oleh pemerintah desa mampu membuat masyarakat penerima menjadi senang, karena jumlah yang diberikan sesuai dengan anjuran dan peraturan, kini masyarakat merasa mendapat pemimpin yang betu-betul menjalankan amanah dengan baik, lebih lanjut lagi disampaikan bahwa, keberhasilan dan kemajuan pemerintahan desa dapat terwujud jika pemerintah Desa amanah dan bisa menjalankan pemerintahan yang adil dan benar, dan di dukung oleh ulama yang memahami aturan dan amanah kebenaran".

Lebih lanjut lagi disampaikan bahwa, pemerintahan yang seperti inilah yang diharapkan, pemerintah seharusnya memikirkan rakyatnya, dan bukan memikirkan dirinya, inilah yang menjadi harapan agar pemerintah Desa yang lainnya bisa mencontoh kebijakan atas keberpihakan pemerintah kepada rakyat, seperti Kepala Desa Kalemandalle. (Kamaruddin Rani, tokoh masyarakat Dusun Ballatabbua).


Menuju Era Baru Pedesaan

Salam Perubahan, Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT, teriring salam dan salawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Memasuki pertengahan tahun 2015, semoga Desa Kalemandalle dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi segenap warga yang bernaung didalamnya begitupun para tamu yang berkungjung ke Desa Kalemandalle dapat merasakan hal serupa yang dirasakan oleh warga Kalemandalle sendiri. Pembangunan yang merata serta perbaikan infrastruktur desa semoga selalu mendapatkan kemudahan dalam perealisasiannya. dukungan dari semua pihak baik yang bersifat material maupun saran yang membangung dapat dikelolah dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh para aparatur desa Kalemandalle. Akhirnya, semoga apa yang menjadi Visi pengembangan Desa Kalemandalle dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama. Salam hangat dari keluarga besar Kalemandalle

Admin

Sarjayadi