Jumat, 28 Maret 2014

Pemerintahan Desa yang baik Harga Mati

Berhentilah untuk berucap, bilamana ucapan itu justru membuat kehilangan kepercayaan. Konteks dari kalimat tersebut adalah pembuktian yang nampak dipandang mata, dan disaksikan oleh masyarakat atas buah dari ungkapan dan ucapan seorang pemimpin. Inilah yang kemudian harus disadari, bahwa membendung hasrat dan keinginan rakyat desa untuk hidup lebih baik itu merupakan harga mati, dan menjadi amanah besar pemerintah desa dalam mewujudkannya.

Pemerintahan Desa yang baik, lahir dari akumulasi pengabdian yang tidak kenal lelah, pelayanan kepada masyarakat dengan santun dan berwibawa, serta kemampuan untuk berusaha mementingkan kepentingan umum yang ada didesa daripada kepentingan pribadi. Aktualisasi dari pengejawantahan pengabdian tersebut, dengan menempuh 1000 macam cara, dengan harapan besar terwujud dari keberpihakan masyarakat itu sendiri dalam mendukung pemerintahnya dalam mencapai tujuan bersama tersebut.

Desa  Kalemandalle, saat ini sudah mulai memberikan warna dan corak tersendiri, dan harus menjadikan warna tersebut menjadi karakteristik desa yang berfikiran modern, berpihak kepada kemaslahatan rakyat, dan menjadi desa pioner yang mencoba keluar dari kebiasaan buruk pemerintah desa yang hanya mementingkan pribadi daripada masyarakatnya. Desa adalah sebuah otonomi yang memiliki peran yang besar dan menjadi penyanggah dalam berbagai hal. Pembangunan yang lahir dari Desa, akan menebar virus kemaslahatan kepada seluruh masyarakat yang ada disekitarnya.

Untuk itu, tidak kata yang lebih bijak untuk Desa Kalemandalle adalah mari mendukung upaya pemerintahan Desa yang berwibawa dan bermartabat, dan semoga Desa Kalemandalle bisa menjadi pioner pemberantasan korupsi dan menolak intimidasi dan diskriminasi yang kemudian akan membuat masyarakat Desa dalam penderitaan yang berkepanjangan.

Pemerintahan Desa Kalemandalle yang baik, adalah harga MATI.

Kamis, 23 Januari 2014

Musim Hujan Vs. Usaha Mikro Masyarakat Desa Kalemandalle

Kalemandalle, 24 Januari 2013

Musim hujan bagi petani merupakan berkah yang luar biasa dari Allah SWT, para petani mengucapkan rasa syukur karena sawah-sawah milik petani tersebut bisa ditanami kembali. Musim hujan ini merupakan pertanda baik dan memberikan harapan besar kepada petani karena tidak lama lagi (beberapa bulan lagi) akan menikmati beras baru dan itu artinya masyarakat akan tetap memiliki ketersedian pangan yang cukup.

Musim hujan juga memberikan peluang keuntungan besar bagi petani yang menanam sayur dikebun, karena sayur dimusim hujan tidak bisa memenuhi permintaan masyarakat. Artinya jumlah permintaan lebih besar daripada ketersedian sayur tersebut. Para paganddeng juga merasakan keuntungan akibat situasi tersebut. Perputaran ekonomi juga dimusim hujan yang mengakibatkan sumber daya lainnya ikut merasakan nilai manfaat yang tinggi. Investasi traktor misalnya juga merasakan nilai dan keuntungan investasi, karena dimusim hujan ini pemilik traktor mendapat penghasilan sewa traktor, masyarakat juga menerima penghasilan dari upah tanam, juga kepada penjual-penjual kue juga merasakan keuntungan karena dimusim tanam ini, rata-rata penjual kue tidak pernah jualannya tertinggal. 

Kondisi ini juga sangat dipengaruhi oleh kondisi pemerintahan Desa yang baik, dimana masyarakatnya sudah bisa merasakan ketenangan dan iklim berusaha yang baik. Sangat jelas diterangkan dalam Alquran, bahwa pemerintahan Desa yang baik akan memberikan ruang kepada kondisi internal desa dimana masyarakat akan menjadi aman, kegiatan ekonomi berjalan baik dan masyarakat akan memperoleh kesempatan berusaha yang luas, dan jangan lupa bahwa rahmat Allah akan turun setiap saat di desa Kalemandalle karena ada Allah yang setiap saat memberikan kemudahan dalam kehidupan bermasyarakat, ungkap Sarjayadi (Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNM-Pengamat UKM Desa Kalemandalle). 


Rabu, 08 Januari 2014

Infrastruktur Jalan di Pattarungan, tidak lama lagi di Aspal.

Kalemandalle, Gowa

Kurang lebih lima belas tahun masyarakat dusun Bontotene mengeluhkan jalanan aspal yang berlubang dan rusak  parah tersebut. Janji-janji juga sudah bertahun-tahun dinikmatinya, dan harapan untuk diaspal menjadi sangat pesimis. Keluhan tersebut setiap saat ada dalam benak masyarakat, apalagi masyarakat sebagian besar adalah paganddeng yang merasakan bagaimana beratnya dan bahaya membonceng barang yang berat dan banyak di siang hari apalagi dimalam hari dengan jalan rusak parah tersebut. Ungkap Kepala Dusun Bontotene Pattarungan Desa Kalemandalle.

Dalam pembicaraan jalan tersebut, Kepala Dusun Bontotone  mengatakan, " saya sangat bersyukur dan berbahagia, sebagai kepala diakibatkan hampir beberapa tahun terakhir ini keluhan itu selalu saya dengar dan saya menjadi malu, dan saya juga menyampaikan rasa bangga dan bahagia ini, karena hari ini sudah ada bukti, jalan-jalan tersebut sudah disirtu dan ditimbung, itu artinya tidak lama lagi akan diaspal. Keberhasilan dalam memperbaiki infrastruktur ini adalah berkat kepiwaian seorang Kepala Desa bersama dengan jaringan yang ada di Dewan yang telah berusaha keras sehingga komitmen mengusahakan aspal di Pattarungan bisa tereliasi, seperti yang telah kita lihat ini. Ungkapnya.

Bukan hanya dia katanya, masyarakat juga akan sangat mempercayai pemimpin desanya, karena baru lima bulan Dusun Pattarungan sudah bisa diperbaiki jalannya, tinggal menunggu kapan selesai diaspal. Harapan ini sudah terjawab, dan mudah-mudahan penghasilan masyarakat di Dusun Pattarungan ini bisa meningkat dan ekonomi keluarga bisa bertambah dan meningkat Insya Allah. Ungkap Kepala Dusun Pattarungan, Molla Daeng Nambung.


Perpustakaan Desa Kalemandalle telah berfungsi.

Kalemandalle, Gowa

Salah satu dari sekian banyak indikator pembangunan masyarakat, bukan hanya dari segi infrastruktur jalan, jembatan dan lainnya, tetapi menyangkut pembangunan kecerdasan masyarakat yang ada di desa tersebut. Untuk mendukung upaya-upaya tersebut, Desa Kalemandalle berupaya keras untuk menghadirkan salah satu program Kepala Desa adalah tersedianya perpustakaan desa di Kalemandalle.

Impian tersebut, baru kurang lebih 5 bulan ini memimpin, mimpi tersebut sudah terbukti dengan hadirnya bantuan pemerintah. Bantuan pemerintah tersebut terdiri rak dan lemari buku dan kurang lebih 1.000 judul buku sudah berada di kantor desa Kalemandalle. Jadi masyarakat yang ingin membaca buku, baik buku-buku pertanian, ekonomi serta motivasi bisa langsung ke kantor desa Kalemandalle, dengan catatan bahwa buku yang dibaca tersebut tidak bisa diambil atau dihilangkan karena itu adalah asset pemerintah, Harapan kami, bilamana masyarakat rajin membaca Insya Allah pengatahuan akan bertambah dan masyarakat akan menjadi cerdas, dan diharapkan kedepan, masyarakat sudah tidak bisa lagi diperbodoh oleh informasi-informasi yang menyesatkan, ungkap Dg. Naro Kepala Dusun Mattirobaji.

Saat ini, perpustakaan tersebut sudah bisa di fungsikan dan silahkan bagi masyarakat desa Kalemandalle untuk mengunjungi perpustakaan tersebut, karena perpustakaan tersebut adalah milik masyarakat Desa Kalemandalle, dan harapan juga disampaikan bahwa sehabis membaca buku diharapkan disimpan dan jangan dibawa ke rumah, karena masyarakat yang lainnya juga ingin membacanya. 


Pattalassang Jadi Kota Satelit - Dirancang juga Jadi Kawasan Industri Wilayah Selatan SulSel

Kalemandalle, Sungguminasa, Gowa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bertekad untuk menjadikan Kecamatan Pattalassang sebagai Kota satelit dan Kawasan Industri di Wilayah Selatan SulSel. Untuk mewujudkan impian bupati Gowa Ikhsan Yasin Limpo itu, pemerintah terus menggenjot pembangunan di wilayah Pattallassang tersebut, dengan beberapa sarana penunjang, untuk menjadikan daerah ini sebagai kota Satelit dan kawasan industri. 

Seperti pembangunan imprastruktur jalan, pembangunan gardu listrik untuk penambahan daya, sehingga dapat mensuplai listrik hingga 25 MW, membangun sistem penyedia air di Pattallassang hingga diprediksi menyuplai air bersih diwilayah tersebut, hingga 30 tahun kedepan.

Ikhsan mengatakan, usaha pemerintah mewujudkan Pattallasssang sebagai kota satelit dan kawasan industri sudah mulai nampak. Berbagai sarana sudah dibangun di Pattallassang, seperti lapangan golf, kantor Mapolres Gowa, juga segera dipindahkan kedaerah itu. Sejumlah investor sudah mulai melirik untuk menanamkan saham. Kawasan industri sudah mulai dibangun, bukan hanya itu, sejumlah perumahan elit juga sudah ada disana.

Bupati dua periode juga mengungkapkan, daerah ini memiliki posisi yang strategis, peruntukan kawasan ekonomi khusus tidak hanya ditujukan untuk daerah Gowa saja tapi untuk wilayah disekitarnya. Kawasan industri Gowa yang ada saat ini jika telah menjadi kawasan ekonomi khusus akan memperkecil cost produksi. Adik kandung Gubernur Sulsel ini mengungkapkan, KIWA yang dibangun dikawasan kecamatan Pattallasssang memiliki lahan seluas kurang lebih 925 Ha. Kawasan ini cukup terjangkau dari pelabuhan dan bandara Sultan Hasanuddin, yang hanya ditempuh sekitaer 25 menit. " Dalam kawasan saat ini, terdapat berbagai usaha agro, seperti pabrik getah pinus, coklat, serta beberapa usaha UKM lainnya". katanya.

Ada beberapa industri di dalam Pattallassang, pihak kementrian Perindustrian dan Perdagangan (kemenprindag) tertarik membangun kawasan ekenomi khsus (KEK) di Patallassang. Sekertariat Dewan Nasional kawasan ekonomi khusus Mardi Santoso mengatakan, pemerintah akan membangun KEK di Pattallassang, kawasan ini nantinya akan disandikan dengan kawasan industri Gowa (KIWA) yang ada di Kecamatan Pattallasssang dan Parangloe. " Kemenprindag sudah menyetujui pembangunan KEK, karena daerah ini cukup berpotensi dalam hal pengembangan industri perdagangan ekspor, apalagi saat ini daerah ini' kata Mardi Santoso, saat berkunjung ke Gowa beberapa waktu lalu. 

Menurut dia, pembangunan KEK di Gowa karena berdekatan dengan Makassar, sehingga berpotensi meningkatkan perekonomian di Sulsel. " Rencana pembangunan kawasan ini sendiri dalam rangka membuat lingkungan kondosif bagi aktifitas investasi, ekspor dan perdagangan guna mendorong laju pertumbuhan ekonomi." katanya.

Koran Sindo - Pamminasata, hal. 15 , Selasa tanggal 07 Januari 2014.

Kamis, 02 Januari 2014

Kalemandalle : Pengendara Motor di Tabrak Mobil Roda Enam, Satu Tewas terinjak Truk

Berujung dari rencana untuk memeriahkan tahun baru 2014, keluarga yang berinial Nene dibonceng oleh suaminya untuk ke pasar membeli barang dagangan (sayur), dalam perjalanan pulang tiba-tiba truk besar yang memuat tanah timbunan melintas dan menabarak  pasangan tersebut, sang istri masuk dibawah mobil dan terinjak sementara suaminya dilarikan di rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Sosok ibu yang dikenal sebagai pekerja keras menghembuskan nafas terakhir dan kembali kepangkuan Allah SWT  dan dikebumikan sore di kampung halamannya dipekeburan Islam Bontobaddo Dusun Mattirobaji. Sebagai wujud kepedulian Kepala Desa Kalemandalle, segera bertindak untuk merawat jenazah tersebut dan selanjutnya dimandikan, dan uang santunan Rp. 1 Juta diserahkan kepada keluarga yang ditinggalkannya. 

Sampai hari kemarin, jumlah yang telah diberikan santunan selama kurang lebih 5 bulan memimpin sebagai Kepala Desa Kalemandalle sudah 15 orang, ungkap Kepala Desa Kalemandalle yang diamini oleh tokoh masyarakat Jumasang Dg. Rani di rumah kediaman Kepala Desa Kalemandalle. Keluarga yang terkena musibah tersebut dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih dan semoga perhatian dan kepedulian dari pemerintah desa tetap terjaga untuk selamanya.

Menuju Era Baru Pedesaan

Salam Perubahan, Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT, teriring salam dan salawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW. Memasuki pertengahan tahun 2015, semoga Desa Kalemandalle dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi segenap warga yang bernaung didalamnya begitupun para tamu yang berkungjung ke Desa Kalemandalle dapat merasakan hal serupa yang dirasakan oleh warga Kalemandalle sendiri. Pembangunan yang merata serta perbaikan infrastruktur desa semoga selalu mendapatkan kemudahan dalam perealisasiannya. dukungan dari semua pihak baik yang bersifat material maupun saran yang membangung dapat dikelolah dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh para aparatur desa Kalemandalle. Akhirnya, semoga apa yang menjadi Visi pengembangan Desa Kalemandalle dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama. Salam hangat dari keluarga besar Kalemandalle

Admin

Sarjayadi