Kepala Dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura Sulsel luthfi Halide mengatakan, Gowa mwmiliki andil cukup besar dalam menopang penyediaan pangan dan menjadikan Sulsel sebagai salah satu pilar di Indonesia dalam penyediaan pangan. "terbukti surplus beras Sulsel pada 2012 sebesar 2.115.698 ton atau naik 14,48 % dibanding surplus beras pada 2011 sebesar 1.848.024 ton, " tutur Luthfi saat panen raya di kelurahan Mawang, Kec. Somba Opu Gowa kemarin.
Wakil Bupati Gowa H. Abbas Alauddin mengatakan, meningkatnya produksi petani tidak lepas dengan adanya terobosan baru yakni metode IPAT-BO. Metode tersebut sudah diterapkan sejak 2008. " sejak metode ini diterapkan, petani bisa memproduksi gabah kering giling (GKG) sebesar 6,00 ton/ha," tuturnya.
sumber: koran sindo (14 sept 2013)






0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan masukkan saran dan komentar Anda