![]() |
| Jumasang Daeng Rani (Pengurus Masjid Nurul Jihad Bontobaddo) dan Ir. Haeruddin Dg. Nai dan istri (pemerhati sosial pedesaan) |
Hal inilah yang kemudian dijadikan dasar pemberlakuan Perdes Pesta Siang di Desa Kalemandalle. Tokoh masyarakat di Dusun Matirobaji bpk. Jumasang Rani memberikan komentar, " saya sangat senang dan merasa aman bilamana pesta dilaksanakan di siang hari, dari pengamatan saya, semua keluarga jauh maupun dekat memiliki waktu yang cukup banyak untuk bisa menghadiri hajatan tersebut, dan kemudian karena siang bisa meminimalisir kecelakaan dalam berkendara, dibandingkan kalau malam banyak terjadi masalah-masalah yang kecil yang kemudian akan berdampak besar kepada kenyamanan dan keamananan masyarakat disekitar pesta tersebut, selain itu pesta memungkinkan untuk tidak banyak mengeluarkan finansil terutama ijin-ijin keramaian, dan lain-lain sebagainya, dan saya sangat mendukung peraturan desa (PERDES) Kalemandalle ini " imbuhnya.
Daeng Nambung Kepala Dusun Bontote'ne juga memberikan komentar tentang pemberlakuan perdes pesta siang dan mengatakan, " saya sebagai kepala dusun merasa tenang dan nyaman, tidak lagi merasa was-was bilamana pesta siang itu digelar. Pesta siang ini menurut pengamatan saya, bisa mengurangi biaya dan sekaligus mencegah keributan dan hal-hal lainnya, termasuk biduan-biduan yang akan dipakai dalam acara hiburan juga tidak berani berpakaian seksi-seksi, apalagi mempertontonkan bagian tubuhnya yang bisa mendatangkan masalah-masalah bagi pemuda dan pemudi, ".
Permasalahan-permasalahan yang terjadi untuk kegiatan-kegiatan masyarakat termasuk pesta dan hajatan, yang biasanya melahirkan tindakan-tindakan kriminal, solusinya sangat sederhana, pesta malam di tiadakan, dan pemberlakuan pesta di siang hari. Masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya pesta di malam hari juga tidak akan terjadi lagi, dan biduan-biduan yang mau menggunakan pakaian-pakaian seksi tidak berani lagi.
Jumasang Rani dalam hal ini menyampaikan harapan besar dan memberikan apresiasi kepada pemerintah Desa Kalemandalle yang telah melahirkan ide yang sederhana tetapi mampu menjawab kekuatiran tokoh masyarakat. dan Harapan lainnya, semoga desa Kalemandalle ini tetap memperhatikan norma-norma agama dan penyelenggaraan pemerintahan yang santun dan berwibawa.







0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan masukkan saran dan komentar Anda